“PULAU PISANG” Part 3 # Batu Guri

Dokumen Pribadi "Hagasha_aga"
Spread the love
1,246 Views

“PULAU PISANG”
Part 3 # Batu Guri

Tabik pun
Halooo selamat malam senin semuanya dan semoga selalu dalam lindungan sang pencipta, dan berbahagia.

Masih lanjut  bahasan tentang pulau pisang dan pesona nya ya  gesss..kali ini saya akan bahas tentang salah satu spot terbaik di sudut pulau pisang dan wajib dikunjungi, namanya “Batu Guri”

Batu Guri merupakan hamparan batu karang yang lumayan runcing dan luar biasa indah, di sekitar hamparan tersebut ada sebuah batu besar yang bila diperhatikan bentuknya menyerupai kepala burung garuda, di atasnya di tumbuhi banyak tanaman dan pohon kelapa yang menjadi sarang bagi burung-burung liar .

Kawasan Batu Guri ini menjadi spot buruan para pelancong, karena selain bisa menikmati keindahan laut dan senja, para pelancong juga bisa menyaksikan kumpulan penyu berenang dan mencari makan ketika laut pasang. Eeeiitsss..bukan itu saja..ketika melewati rumah-rumah penduduk menuju lokasi Batu Guri, mata kalian juga akan dimanjakan dengan deretan rumah rumah penduduk yang masih tradisional dan tentu saja dengan sapaan ramah mereka…dijamin gak bakalan rugi deh… Plus sepanjang jalan menuju Batu Guri  kita bukan hanya disuguhkan dengan pemandangan rumah rumah tua khas Lampung baik yang masih di huni atau yang sudah ditinggalkan pemiliknya akan tetapi juga disuguhkan dengan pemandangan gugusan pohon kelapa,pohon kelor (pohon ini juga merupakan komoditi khas Pulau Pisang *akan di bahas pada part lainnya ), dan perkebunan cengkeh yang pasti memanjakan mata selama perjalanan.

Oia…pada umumnya Penduduk setempat kebanyakan  tidak ada yang tau persis, kenapa tempat tersebut dinamakan “Batu Guri”, kebanyakan mereka menjawab “dari dulu namanya memang seperti itu ” atau “barangkali karena bentuknya yang menyerupai burung” entahlah…saya tidak menemukan satupun cerita yang pasti mengenai ini dari penduduk setempat.

Foto batu guri ( dokumen pribadi Elly Dharmawanti)

Batu Guri berada di sebelah timur pulau, tepatnya  di Pekon Labuhan Kecamatan Pulau Pisang, dari dermaga bisa di tempuh dengan berjalan kaki kisaran 20 – 25 menit atau kalau mabuk juga bisa menggunakan sepeda motor yang banyak disewakan penduduk ( harga sewa bisa nego langsung kisaran rp 50.000-100.000), atau kalau takut nyasar bisa juga sekalian menggunakan jasa guide lokal, yang akan dengan senang hati menemani selama perjalanan.

Yang jelas berkunjung wisata kesini bakalan gak rugi dan wajib meluangkan waktu untuk menikmati tempat ini (rugi udah jauh2 nyebrang kalo gak sampe sini hehe)

Kuuyylahh diagendakan sesegera mungkin…tapi tentunya setelah kondisi kondusif bebas dari virus yang menyeramkan.
Bersambung #part 4
tabik
salam sayang dari mami

Print Friendly, PDF & Email

Related posts