“NAJIN RUKUK NI BELA, APUI NI DANG KIK PADOM ”“kellitah” #part 10

Spread the love
1,093 Views

Tabik pun

Apakabar semuanya…semoga selalu sehat dan dalam lindungan yang maha kuasa….dan jangan lupa, tetap ikuti protokol kesehatan covit 19 ya gessss… kenakan maskernya dan tetap jaga jarak aman jika di tempat ramai.

masih membahas tentang lanjutan  “kellitah” Dalam kehidupan masyarakat di bumi “para  sai bathin dan ulama” , penggunaan kellitah-kellitah ini sering kita jumpai, terutama dalam penggambaran situasi kondisi / keadaan seseorang kepada orang lain baik personal maupun umum.

“kellitah” sendiri  merupakan istilah atau pribahasa dan perumpamaan dalam bahasa Lampung yang banyak digunakan dan dipakai dalam kehidupan sehari-hari warga Pesisir Barat Krui.

ini dia : “NAJIN  RUKUK  NI  BELLA, APUI  NI DANG KIK  PADOM ”

**

        

Koleksi Pribadi

Kelittah “NAJIN  RUKUK  NI  BELA, APUI  NI DANG KIK  PADOM ”

Ini merupakan  perumpamaan yang menggambarkan  semangat, harapan, impian dan kemauan seseorang dalam menjalani kehidupan sehari-hari  yang tidak boleh patah serta  pantang menyerah dalam berbagai hal.

kllitah satu ini terdiri dari dari dua kalimat dengan enam suku  kata dasar  dan satu kata sambung yakni  “kik”, serta satu kata pengganti yakni : “ni” dalam bahasa Lampung.  Untuk kalimat pertama yang berbunyi “ najin rukuk ni bella” terdiri dari  tiga suku kata dan satu kata pengganti, yakni :

  • najin, yang dalam bahasa indonesia memiliki persamaan arti dengan “walaupun/meskipun”
  • rukuk : dalam Bahasa Indonesia berarti : rokok
  • ni, merupakan kata pengganti yang berarti “nya” dalam penggunaan Bahasa Indonesia yang biasanya ditulis mengikuti kata yang mendahulinya
  • bella : dalam Bahas Indonesia , berarti : habis

pada kalimat berikutnya, berbunyi : apui  ni dang kik padom,terdiri dari  tiga kata dasar, satu kata sambung dan satu kata pengganti yakni :

  • apui, dalam Bahasa Indonesia berarti  : api
  • ni,sama dengan pengertian diatas (merupakan kata pengganti)
  • dang kik : “dang” sendiri dalam bahasa Indonesia berarti : jangan, sementara  “kik” merupakan kata sambung yang yang pengertiannya menyesuaikan / mengikuti kata depan ( dalam kelittah satu ini, “dang kik” berarti : jangan sampai
  • padom : dalam bahasa indonesia berarti : padam

kelittah “ najin rukuk ni bella, apui ni dang kik padom” jika di terjemahkan perkalimat, berati : “walaupun rokoknya habis, api/nyalanya tidak boleh padam” . kelittah satu ini memiliki pengertian akan semangat dalam meraih sesuatu tidak boleh padam dan surut, seperti nyala api. 

Soooo..bagi siapa saja yang saat ini berada pada titik terendah dalam hidup, tetap semangat yaa…tidak boleh menyerah kalah.

Salam sayang dari mami

tabik

catatan :

“kik sebagai kata sambung pada kalimat sebelumnya (bisa di depan, bisa di belakang ), memiliki banyak arti sesuai dengan kata yang diikuti, semisal :

1.dang kik : jangan sampai

2.kik nyak : kalau saya

3.kik ram : kalau kita

Print Friendly, PDF & Email

Related posts